Mengapa Harus Belajar Public Policy

Bagi kalian yang berencana melanjutkan pendidikan di bidang pemerintahan, artikel ini mungkin bermanfaat Setelah semesta membawa saya ke dunia birokrasi lebih dari sepuluh tahun lalu, saya semakin paham bahwa kebijakan publik itu krusial dalam sebuah negara tetapi penuh tantangan. Dulu, sudut pandang saya seperti masyarakat pada umumnya, kritis terhadap pelayanan-pelayanan pemerintah tetapi sebatas mengeluh dan…

5 Alasan Mengapa Sekolah di New Zealand

Berikut adalah alasan kenapa saya merekomendasikan sekolah di New Zealand. Meski subyektif, tetapi ada faktor-faktor yang obyektif yang patut dipertimbangkan. 1. New Zealand adalah negara yang nyaman untuk tinggal dan belajar New Zealand adalah negara yang bahasa sehari-harinya Inggris, sehingga secara umum bahasa tidak menjadi masalah besar buat pendatang baru. Penduduknya tidak padat. Kota yang…

12 Benda yang Perlu Dibawa Studi ke New Zealand

Benda-benda di bawah ini akan sangat dibutuhkan selama perjalanan dan setelah tiba di New Zealand.Ada beberapa item yang memang kalian bisa beli di bandara atau di NZ. Namun sebagian lebih mahal dan mungkin merepotkan. Bagi saya, membawa benda-benda ini saat berangkat lebih menawarkan kenyamanan. Paling tidak sampai benar-benar tahu lokasi hunting barang yang sesuai. 1….

7 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Berangkat Studi ke New Zealand

1. Urus paspor dinas (bagi ASN) Khusus bagi teman-teman yang ASN alias Pegawai Negeri, paspor dinas dipersyaratkan oleh sebagian institusi. Paspor dinas, sering juga disebut paspor biru, adalah standar paspor untuk perjalanan dinas ke luar negeri. Bagi teman-teman yang bertugas di daerah, mengurus paspor jenis ini membutuhkan waktu yang lumayan panjang karena prosesnya berjenjang, mulai…

Roller Coaster Itu Bernama New Zealand Scholarship (Bagian 4)

Sambungan dari “Roller Coaster Itu Bernama New Zealand Scholarship (Bagian 3)”   Meski belum menerima Letter of Offer (istilah umumnya Letter of Acceptance) dari Victoria University of Wellington (VUW), saya sudah diminta untuk mengikuti English Refresher selama dua minggu di Surabaya pada tanggal 7-18 Januari 2019. MFAT juga sudah mengundang para calon penerima beasiswa mengikuti…

Roller Coaster Itu Bernama New Zealand Scholarship (Bagian 3)

Sambungan dari “Roller Coaster Itu Bernama New Zealand Scholarship (Bagian 2)”   Setelah tes wawancara. Saya semakin gelisah. Menjelang minggu keempat saya semakin uring-uringan. Kenapa begitu lama? Pikirku. Perasaan senang saat meluncur dari kelolosan psikometri perlahan-lahan menguap. Setiap pagi bangun tidur langsung buka ponsel berharap notifikasi berlogo Gmail terlihat. Karena saya mengikuti mailing list tentang beasiswa…

Bagaimana Sih, Interview NZS Itu?

Lokasi interview New Zealand Scholarship (NZS) seyogyanya ada di Jakarta tetapi pihak penyelenggara seleksi bersedia melakukannya via skype bahkan video call whatsapp (jika skype bermasalah). Ongkos ke Jakarta untuk interview tidak ditanggung, jadi kembali ke applicant, apakah ingin tatap muka atau secara online saja. Semua ada plus dan minusnya. Setahu saya selama ini, pertanyaan interview…

Roller Coaster Itu Bernama New Zealand Scholarship (Bagian 2)

Sambungan dari “Roller Coaster Itu Bernama New Zealand Scholarship (Bagian 1)”   Psikometri Pendaftaran pun ditutup pada 15 Maret 2018 pukul 24.00. Ingat, waktu New Zealand (NZ), bukan waktu Indonesia. Jadi jangan sampai ketinggalan kereta. Pada bulan September sampai April, waktu di NZ adalah +13 dari GMT, berarti 6 jam lebih cepat dari WIB. Pada…

Kiat Membuat Esai Untuk Beasiswa

Berdasarkan testimoni yang pernah saya baca dan ditambah intuisi terhadap pengalaman pribadi, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam esai (mungkin untuk konteks New Zealand Scholarship dan Australia Award Indonesia) agar berpeluang diterima antara lain: Bahasa simpel dan to the point. Konkrit menceritakan pencapaian. Konkrit menjelaskan rencana kita dalam membangun daerah dan negara. Tuliskan setiap bagian esai…

Roller Coaster Itu Bernama New Zealand Scholarship (Bagian 1)

Jika Anda menyukai pendidikan lanjutan atau terpaksa karena karir lalu tertarik mengecapnya di luar negeri, maka beasiswa adalah jawabannya sekali pun Anda mampu untuk membiayainya sendiri. Kurang lebih, itulah yang saya alami, kecuali soal biaya itu, hmm… Sayangnya informasi seputar beasiswa yang saya cari, relatif terbatas. Sebagai seorang yang sedang memburu sesuatu hal asing tentu haus akan…